Banyak ahli keuangan menyimpulkan bitcoin dan cryptocurrency lainya hanya penggelembungan alias permainan para cukong dan milyader semata untuk mendongkrak popularitasnya lalu mereka menjual ketika sudah di harga puncak dengan keuntungan berlipat.
Tapi di luar sana, tanpa di ketahui orang orang termasuk orang asia adalah penggunaan mata uang crypto sebagai pembayaran yang sah di beberapa sektor seperti real estate misalnya.
Baru baru ini sebuah pengembang properti di irlandia Utara menerima pembayaran dengan menggunakan mata uang crypto seperti bitcoin.
HAGAN Properti, melalui managernya melihat peluang besar mengembangkan perusahaan dengan menerima pembayaran yang lebih simple dan mudah menggunakan bitcoin.
Bagi mereka, menerima pembayaran dengan bitcoin adalah salah satu bentuk kemudahan bagi mereka yang memiliki asset crypto agar tetap bisa memiliki rumah.
Sementara untuk harga rumah yang mereka jual akan mengacu pada nilai riil kemudian di konvert ke nilai bitcoin harga saat ini dengan beberapa selisih sebagai pajak.
Pendekatan Hagan Properti ini memang termasuk inovatif dan tergolong baru. Mereka belajar bahwa membeli properti tidak melulu dengan uang nyata yang sulit dan ribet.
Peluang ini jelas menguntungkan di saat harga bitcoin saat ini tergolong rendah. Namun di saat banyak negara mengharamkan bitcoin, justru penjualan dengan system ini banyak yang melirik.
Sebagai catatan hampir 15% penduduk di dunia ini memiliki bitcoin dan mata uang crypto lainya.
Mereka yang berada di luar Irlandia Utara pun bisa membeli properti ini, apalagi mereka yang tinggal di negara yang melarang penukaran bahkan meiliki mata uang virtual.
Di Indonesia sendiri belum ada perusahaan properti yang seperti ini.
Memang sih beberapa waktu lalu banyak merchant yang menerima pembayaran produk mereka dengan bitcoin sebelum "Diajeng Sri" mengeluarkan surat cintanya kepada pemegang bitcoin dan cryptocurrency lainya karena takut akan mengancam posisi rupiah.
Di Bali pembayaran menggunakan bitcoin masih berlaku di beberapa hotel dan merchant. Hal ini di manfaatkan para turis agar lebih efisien waktu dan menghindari kelicikan para "money exchanger" yang sempat booming di youtube bebrapa waktu lalu.
jadi bagi wisatawan lokal pun kalau mau ke bali cuma bawa smartphone saja sudah cuku...tempel klik.
Nah....masih ragu dengan bitcoin dan mata uang crypto lainya?
Cobalah memilikinya beberapa saja sebagai koleksi, siapa tahu harganya naik dna anda bisa sedikit tersenyum.
